TBZ di KEMNAS 2 PRAMUKA SIT
BERITA DARI JURNAL JAMBORE
(Jurnal Jambore merupakan media sosial berbentuk grup yang dikelola oleh para aktifis dan pemerhati Pramuka yang peduli terhadap perkembangan kePramukaan. Admin-nya mendapatkan bintang darma bakti dari presiden karena dianggap berhasil mengelola media sosial ini kearah yang baik).
Bertempat di Bumi Perkemahan Cibubur, Kamis pagi 12 Januari 2012 Kak Azrul Azwar selaku Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka membuka secara resmi kegiatan Satuan Komunitas (SAKO) PRAMUKA SIT dalam “Perkemahan Ukhuwah Nasional (KEMNAS) 2 Pramuka Sekolah Islam Terpadu”. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 5000 peserta Penggalang dan Penegak dari sekitar 400-an Sekolah Islam Terpadu yang tersebar di seluruh Indonesia. Disamping itu diikuti pula oleh peserta dari KRS (Kadet Remaja Sekolah) Malaysia dan Luk Sua (Anak Harimau) Thailand. Upacara pembukaan yang diikuti oleh seluruh peserta KEMNAS 2 Pramuka SIT diawali dengan Tilawah Al-Quran yang ditasmi’ oleh penggalang SD yang telah menghafal 12 juz, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD ’45 dan Dasa Darma. Dalam kata sambutannya Kak Azrul menyambut baik kegiatan yang diadakan oleh SAKO Pramuka SIT dan berharap diikuti oleh SAKO-SAKO yang lain. Yang menarik adalah upacara pembukaan ditandai dengan peluncuran Roket Air, Panahan dan aksi Robot yang pandai semaphore. Kegiatan tersebut mengundang decak kagum Ka.Kwarnas karena menurut beliau hal tersebut (Pramuka IPTEK) sedang digarap oleh Kwartir Nasional namun sudah terlebih dahulu dilaksanakan oleh SAKO Pramuka SIT. Upacara ditutup dengan defile seluruh peserta melewati panggung kehormatan diiringi Mars Pramuka SIT yang dipandu langsung oleh Justice Voice.
RIVA, SANG PRATAMA YANG GAGAH
Siaaaaap… Grak…!!!. Demikian aba-aba panjang yang dilantangkan oleh pemimpin upacara pada pembukaan KEMNAS 2 Pramuka SIT di Bumi Perkemahan Cibubur pagi itu. Riva Aprilliana Fauzan, Pramuka penggalang gagah yang sudah memiliki 9 buah TKK (Tanda Kecakapan Khusus) di selempangnya itu ternyata berasal dari Gugus Depan Sekolah Islam Terpadu Thariq Bin Ziyad Bekasi Jawa Barat. Siswa kelas 8E RSBI SMPIT Thariq Bin Ziyad itu terpiih dan dipercaya menjadi Pratama (Pemimpin Regu Utama) setelah melewati seleksi yang dilakukan oleh KorNas Pramuka SIT untuk memimpin upacara pembukaan dan penutupan KEMNAS 2. Ucapan selamat dan jabat tangan dari Ka.Kwarnas beserta petinggi Pramuka SIT menjadi motivasi tersendiri bagi sang Pratama. Riva yang merupakan salah satu siswa berprestasi ini juga pernah berkesempatan bertugas memberikan kuliah Shubuh mewakili kontingen Indonesia didepan para peserta Perkemahan Internasional 2011 di Malaysia Desember lalu.
GUGUS DEPAN PRAMUKA SIT TBZ
Gugus Depan 06.215-06.216 Pangkalan Thariq Bin Ziyad pada KEMNAS 2 ini mengirimkan 10 regu penggalang terdiri dari 2 regu putra & 2 regu putri SDIT TBZ PHP, 1 regu putra & 1 regu putri SDIT TBZ JTM, 2 regu putra & 1 regu putri SMPIT TBZ, serta tidak ketinggalan 1 regu putra SMPIT TBZ Boarding School. Gugus Depan (Gudep) TBZ sesungguhnya memiliki potensi untuk berprestasi karena para pembinanya telah mengikuti KMD (Kursus Mahir Dasar) dan KML (Kursus Mahir Lanjutan) Tingkat Nasional di Pusdiklatnas Pramuka. Gudep yang hampir lengkap dari tingkat siaga sampai penegak (menunggu adanya Pramuka Penegak) ini sudah saatnya merapikan dan merapatkan barisan melalui Musyawarah Gugus Depan (Mugus) yang sedianya segera dilaksanakan. Karena Pramuka merupakan salah satu sarana tebaik dalam membangun Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa (PBKB) yang sekarang ini sedang digalakkan oleh Kemendikbud. Demikian pula sebagaimana tema KEMNAS 2 yaitu “Bersama Pramuka SIT Bangun Karakter Bangsa” yang merupakan “Bukti Cinta Padamu Negeri, Membangun Karakter Bangsa” seperti tertera di kaos KEMNAS 2 Pramuka SIT.
Di even berskala nasional ini Pramuka SIT TBZ sudah mampu bersaing dengan Pramuka SIT lain yakni dengan meraih Juara 2 LKBB (Lomba Keterampilan Baris Berbaris) Penggalang SMP tingkat kelurahan dengan selisih poin yang cukup tipis. Walau tidak berhasil masuk final namun sudah merupakan kebanggaan tersendiri bagi para peserta LKBB mengingat waktu latihan baru dimulai sepulang dari PRINT’11 di Malaysia dan hanya 3 hari dengan diselingi hujan setiap harinya.
KEGIATAN KEMNAS 2 YANG PADAT NAMUN MENYENANGKAN
Kamis siang 12 Januari 2012 selepas upacara pembukaan, mobil-mobil tronton dan bus dari Mako Brimob berbaris rapi di Bumi Perkemahan Cibubur siap mengantarkan penggalang SD menuju Markas Komando Brigade Mobil Kelapa Dua Depok. Sementara di sisi lain tronton TNI AL juga siap mengantar penggalang SMP dan penegak SMA ke Pangkalan Udara Militer Lanud Halim Perdana Kusuma. Pengalaman yang luar biasa bagi para peserta KEMNAS 2 memiliki kesempatan menyaksikan langsung aksi dan peralatan dari sistem pertahanan dan keamanan negara dari masing-masing satuan. Selain itu di arena KEMNAS 2 juga dilaksanakan latihan menembak bagi penggalang SMP yang ditangani langsung oleh Pindad TNI AD dan Perbakin (Persatuan Menebak Indonesia). Maka dengan demikian seluruh angkatan bersenjata dan kepolisian turut mendukung kegiatan KEMNAS 2 ini.
Kegiatan yang juga menarik bagi para peserta KEMNAS 2 adalah kegiatan rotasi yang meliputi Outbound, Halang Rintang, Survival Kids dan Teknik Teropong Bintang bagi penggalang SD. Untuk penggalang SMP ada kegiatan Teknologi Roket Air, Airsoft Gun dan SAR Air yang dilakukan dengan menyeberangi danau Situbaru Cibubur menggunakan pelampung. Sedangkan penegak SMA dilatih Panahan, Teknologi Robotik dan SAR Air dengan rakit bambu.
Kegiatan lomba dilaksanakan keesokan harinya serentak pada Jumat pagi 13 Januari 2012 dengan sangat meriah. Seluruh kontingen mempersiapkan regu terbaiknya untuk terjun membuktikan keberhasilan Pramuka SIT di daerahnya. Kegiatan lomba meliputi semaphore, membuat tandu dan tiang bendera, serta tahfidz juz 30 bagi penggalang SD. Penggalang SMP dilombakan LKBB, membuat menara pandang, masak rimba dan tahfidz juz 29. Penegak SMA berlomba membuat jembatan darurat, khotib dan kultum.
Selain kegiatan kunjungan dan rotasi, di KEMNAS 2 Pramuka SIT juga dihibur dengan Konser Nasyid dari Justice Voice dan Muadz Dzulkifli dari Malaysia dan ditutup dengan nonton bareng film Pramuka ”Lima Elang” di malam pertama perkemahan yang disupport langsung oleh Kwarnas dan produser filmnya. Dimalam kedua perkemahan diselenggarakan Qiyamullail nasional, dan dimalam ketiga ada kegiatan pentas seni budaya di masing-masing kelurahan. Dimalam terakhir disuguhkan nasyid-nasyid penyemangat dalam Konser Kemanusiaan bertajuk “Untuk Pendidikan Palestina yang Lebih Baik” yang dimeriahkan oleh Thumb Band berkolaborasi dengan Izzatul Islam, Izzatul Islam, Ruhul Jadid dan Shoutul Harokah dengan Ka Faris JV sebagai MC. Pada malam itu terkumpul sumbangan sebanyak Rp. 20 juta dari Pramuka SIT untuk pendidikan Palestina.
KEMNAS MENGAJARKAN KAMI
Keragaman kami temukan di KEMNAS 2 Pramuka SIT. Bukan teori dibuku, bukan cerita dari bapak atau ibu guru tapi kami rasakan langsung. Di KEMNAS bisa ditemukan tetangga kemah, kanan dari pulau Kalimantan, kiri dari pulau Sumatra, depan pulau Sulawesi, belakang pulau Jawa. Interaksi langsung dengan teman-teman dari seluruh Indonesia bahkan dari Malaysia dan Thailand menjadi pengalaman berharga yang boleh jadi jarang ditemukan. KEMNAS mengajarkan kami tentang KEBERAGAMAN.
Setiap hari kemah diguyur hujan. Basah, dingin, becek dan kotor ditengah lelah setelah mengikuti kegiatan yang padat merupakan bagian dari kegiatan kemah kami. Bukan saatnya mengeluh, bukan saatnya manja, dan bukan saatnya lebay. Tapi inilah saatnya belajar, belajar banyak hal dalam kehidupan. KEMNAS mengajarkan kami tentang KETANGGUHAN.
Lomba-lomba yang kami ikuti adalah bentuk belajar kami berkompetisi (fastabiqul khairat). Kalah dan menang adalah hal biasa dalam setiap perlombaan asalkan sportifitas dan fair play tetap dijunjung tinggi. Sebagaimana salah satu dari 18 karakter bangsa, KEMNAS mengajarkan kami tentang MENGHARGAI PRESTASI.
Jadwal kegiatan yang padat menuntut kami untuk dapat mengatur waktu sedemikian rupa sehingga seimbang antara aktifitas dan waktu istirahat. Selalu bersama dalam regu memupuk kekompakan dan kebersamaan kami. Memasak menumbuhkan kemandirian kami. Dengan bersama kami mengatur agar semuanya berjalan dengan baik. KEMNAS mengajarkan kami tentang KEDISIPLINAN.
Malam terakhir dikemah kami disuguhkan sebuah konser penyemangat dan pengingat bagi saudara-saudara kami di Palestina. KEMNAS mengajarkan kami tentang KEMANUSIAAN.
Masih banyak pelajaran dan pengalaman berharga yang kami dapatkan melalui KEMNAS. Saatnya pelajaran ini berusaha kami aplikasikan dimanapun kami berada. Sampai jumpa di KEMNAS 3 Pramuka SIT tahun 2014.
Salam Pramuka…!!!
Tim Media Pasukan Inti Terpadu
Pramuka SIT Thariq Bin Ziyad
Gugus Depan 06.215-06.216
share on:
PRINT '11 & WISATA IPTEK (part 2) - habis
SUASANA PERKEMAHAN
Hutan Lipur Ulu Bendul adalah salah satu dari sekian banyak hutan wisata yang terdapat di Malaysia. Terletak ±60 Km dari Kuala Lumpur, Hutan Lipur Ulu Bendul memiliki berbagai fasilitas menarik diantaranya adalah Taman Ular Sawa, Taman Herba, Kolam Renang, Tapak Perkemahan, Arena Outbound, Wisata belanja dan kuliner, Hutan Lindung Angsi dan Gunung Angsi setinggi 825 mdpl. Lokasi tapak kemah kami terletak ditengah-tengah kawasan Hutan Lipur Ulu Bendul dengan tanah bercampur pasir putih yang jika hujan air segera meresap kedalam tanah dan tidak terlalu becek. Tujuh regu putra dan enam regu putri bergegas mendirikan tenda sesaat setelah urusetia memberikan sekitar 15 buah tenda untuk kemah kami selama 4 hari disana. Yang jadi tantangan saat berkemah adalah hujan yang menerpa kemah dan kegiatan kami setiap hari siang dan malam. Matahari tak kuasa menembus nakalnya awan dan tetesan air hujan yang sepanjang hari menghalangi, sehingga basah dan angin sejuk merupakan teman kami sehari-hari. Namun berbagai jenis kegiatan yang digelar oleh urusetia tetap kami ikuti. Mulai dari Senam Nusantara yang dengan luar biasa dipandu oleh kontingen dari Indonesia, pendakian gunung Angsi, menyaksikan Basic Self Defence (BaSeD) dan memperagakan bela diri dasar Pramuka SIT, menyaksikan Succes Story KRS Musleh dan mengenalkan Pramuka SIT, agenda internal (hiking, outbound, mengunjungi taman ular), menjadi pengisi kultum maghrib dan kuliah shubuh, serta menampilkan nasyid dalam malam pentas seni budaya. Bahkan tim nasyid Print Voice (kontingen Pramuka SIT Indonesia) yang tidak lebih dari sepekan dibentuk dan dilatih mendapatkan apresiasi dan penghargaan sebagai penghibur terbaik dalam kegiatan perkemahan kali ini.
BERTUKAR ATRIBUT, KIASAN SEBUAH PERSAUDARAAN
Upacara penutupan baru saja usai. Kak Sukro selaku Mabinas SAKO Pramuka SIT memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan, memberikan semangat kepada seluruh peserta sekaligus mengundang KRS Malaysia dan Luk Sua Thailand untuk hadir dalam Perkemahan Ukhuwah Nasional (KEMNAS) ke-2 yang akan digelar Januari 2012 di Cibubur.
Sebuah pemandangan unik usai acara penutupan dan bersalam-salaman berlangsung adalah cengkrama peserta dari tiga negara (Indonesia, Malaysia dan Thailand) saling bertukar atribut masing-masing. Baret, topi, pin, kacu, ring kacu, epaulette, bahkan ikat pinggang dan atribut lain kini sudah berpindah tempat dan pemilik. Keikhlasan mereka memberi apa yang saudaranya minta menjadi kiasan persaudaraan diantara mereka. Subhanallah…
ANTARA PRAMUKA SIT INDONESIA, KRS MUSLEH MALAYSIA DAN LUK SUA THAILAND
Pramuka SIT Indonesia merupakan Satuan Komunitas pertama di Indonesia yang meleburkan diri ke dalam wadah besar Gerakan Pramuka sebagai organisasi resmi kepanduan di Indonesia dan mengikuti seluruh aturan yang ada dalam Gerakan Pramuka. KRS (Kadet Remaja Sekolah) Musleh adalah bagian dari wadah besar KRS (Kadet Remaja Sekolah) Malaysia sebagai organisasi pemuda sejenis scout/pandu dibawah naungan pemerintah Malaysia. Luk Sua Thailand adalah organisasi resmi kepanduan Thailand yang juga merupakan anggota WOSM (World Organizatioan of the Scout Movement) seperti Gerakan Pramuka. Ketiga elemen ini bergabung dalam sebuah perkemahan diantaranya adalah atas dasar kesamaan fikroh keIslaman.
Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia, Pertubuhan IKRAM-MUSLEH Malaysia dan Jaringan Sekolah Bestari Thailand merupakan lembaga ber-genre sejenis yang seiring sejalan menanamkan dan menumbuhkan Syakhsiyah Islamiyah kepada pemuda-pemuda Islam. Ketiganya memiliki pemuda-pemuda tangguh dalam scout-nya masing-masing. Dan itu sudah dibuktikan dalam PRINT ’11. Kegiatan serupa akan terus berlanjut baik di Indonesia, Malaysia maupun Thailand.
WISATA IPTEK YANG MENYENANGKAN
Hari-hari terakhir kami di Malaysia adalah berwisata. Pengalaman yang sungguh luar biasa dan menyenangkan. Bas Persiaran yang nyaman, bilik hotel yang comfort, makanan yang enak dan pemandangan yang indah menjadi pelengkap pengembaraan kami di negeri jiran. Ilmu pengetahuan juga menjadi lebih mendalam dengan kunjungan kami ke Petrosains yang berada didalam menara kembar Petronas, pusat pemerintahan Malaysia di Putrajaya, Pusat Sains Negara dan diakhiri dengan naik SkyWay (kereta gantung) di Genting Highlands yang merupakan SkyWay terpanjang di asia tenggara, walaupun antrinya juga panjaaaang.
BERPISAH UNTUK BERTEMU KEMBALI
Rangkaian PRINT ’11 dan Wisata Iptek telah berakhir. Ditutup dengan malam perpisahan di Genting View Resort. Perpisahan yang akan mempertemukan dan mempererat kembali ukhuwah kami, merapatkan barisan di KEMNAS 2 InsyaAllah. Karena kami berazzam bahwa …
Kami generasi muda yang gigih
Bertekad kuat membangun negeri
Agar Indonesia membumbung tinggi
Harum semerbak seantero bumi
Pramuka SIT Indonesia
Dengan Islam kami terus melangkah
Pramuka SIT Indonesia
Dengan takwa kami meraih cita
Tangguh, tangkas, teguh di dalam jiwa
Pramuka SIT Indonesia
Tim Media
Pramuka SMPIT Thariq Bin Ziyad
http://pramukatbz.blogspot.com
PRINT '11 & WISATA IPTEK (part 1)
GLADIAN NASIONAL PRAMUKA SIT
Pramuka S.I.T
prok prok prok INDONESIA
prok prok prok BERSIAP
prok prok prok SIAGALAH
prok prok prok JAYALAH
Demikian gemuruh tepuk Pramuka SIT yang dikomando langsung oleh Kak Fikri selaku Pimpinan Satuan Komunitas (PINSAKO) Pramuka SIT Nasional mensemangati peserta Gladian Nasional ke-2 Pramuka SIT di Pusdiklatnas Cibubur. Gladian kali ini diselenggarakan dalam rangka persiapan Perkemahan International 2011 (PRINT’11) yang digelar di Hutan Lipur Ulu Bendul Kuala Pilah, Negeri Sembilan, Malaysia. Pramuka SIT dari seluruh Indonesia berkumpul merekatkan ukhuwah dengan mengusung tema “Tingkatkan Wawasan Bentuk Kepribadian” menerima berbagai macam materi kePramukaan, antara lain : Wawasan Pramuka SIT, PBB, Beladiri Pramuka SIT, materi Leadership, Seni dan Aksi KePramukaan dan kegiatan menarik lainnya. Salah satu kegiatan yang menarik adalah belajar nasyid Mars Pramuka SIT yang dilatih langsung oleh Kak Faris sebagai vokalis pelantun Mars Pramuka SIT bersama tim nasyidnya Justice Voice yang baru akan di launching pada saat Perkemahan Ukhuwah Nasional (KEMNAS) ke-2 Januari 2012. Kekompakan dan kebersamaan demikian terasa ketika bersama-sama mengumandangkan Mars Pramuka SIT dengan teman-teman seluruh Indonesia.
PEMBERANGKATAN KE MALAYSIA
Pukul 05.10 WIB mobil Isuzu Elf yang berisi 8 orang peserta putra (Riva, Reza, Ezza, Kiki, Ulhaq, Ozan, Galang, Alil) dan 4 orang peserta putri (Mentari, Muthia, Aul, Hani) didampingi 1 orang Pembina (Kak Adi) meluncur menuju Bandara Soekarno Hatta diiringi gerimis pagi yang sejuk. Tidak lebih dari satu jam kami sampai di Soeta mengawali perjalanan menggali pengalaman di negeri jiran Malaysia. Pukul 14.40 (waktu Malaysia) kami tiba di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) dan langsung diantar Bas Persiaran ke Sekolah Menengah Teknik Tuanku Ja’afar untuk beristirahat di asramanya.
SHOLAT SHUBUH PERTAMA YANG LUCU
Pukul 04.30 kami sudah dibangunkan untuk persiapan Sholat Shubuh. Jam menunjukan pukul 05.15 ketika iqamat dikumandangkan disambut takbir sang imam. Tak ada yang aneh dan dan janggal dalam Shubuh kala itu. Selesai sholat dan berdzikir kami kembali ke asrama untuk persiapan pemberangkatan ke tempat perkemahan. Baru saja tiba duduk dan berbincang ringan dengan teman-teman di dalam asrama tiba-tiba berkumandang suara adzan lengkap dengan kalimat “Asholatu khairumminannaum…”, sementara jam menunjukan pukul 06.00 (kurang sedikit). Spontan kami kembali bangkit memotong perbincangan sambil saling memandang dengan raut wajah yang hampir sama heran dan bergegas kembali ke Surau menyadari kalau sholat Shubuh yang barusan dilakukan ternyata belum masuk waktunya. Perbedaan waktu Indonesia Malaysia terpaut 1 jam sehingga matahari baru mulai bertugas bersinar di Malaysia sekitar pukul 07.00. Jadilah sholat Shubuh pertama di Malaysia menjadi cerita lucu, unik dan jadi trending topic kami pagi itu.
LUK SUA THAILAND MENYAMBUT PRAMUKA SIT
Kumandang Mars Pramuka SIT menyambut kedatangan kami di Hutan Lipur Ulu Bendul disertai ucapan selamat datang melalui pengeras suara oleh urusetia. Sejenak kami tiba dan menghela nafas sesaat munculah pemuda-pemuda berseragam crem yang sebagian besarnya berbaret ungu sebagiannya lagi menggunakan tutup kepala layaknya veteran RI. Mereka adalah Luk Sua Thailand yang dengan hangatnya menyambut kehadiran kami. Walau masih canggung berkomunikasi dengan berbagai macam bahasa (Indonesia, Melayu, Thailand/Siam, Inggris termasuk bahasa isyarat) tapi pancaran ikatan persaudaraan Islam yang telah kami rasakan mengotomatisasi jiwa dan raga ini untuk berjabat erat. Bersalaman dan berfoto bersama menjadi momen pertama yang kami lakukan antara Pramuka SIT Indonesia dengan Luk Sua Thailand.
to be continue...
Kamus :
Bas Pesiaran : Bus Pariwisata
Surau : Musholla
Urusetia : Panitia
Luk Sua : Pandu Thailand (Pramuka-nya Thailand)
Semarak 50 Tahun Gerakan Pramuka di TBZ
Sayuuuurrr… Sayur… !!! Sayuuuurrr… Sayur… !!!. Demikian riuh iring-iringan peserta Jambore Nasional bersorak sorai berirama sambil membawa gendang dan alat musik seadanya seperti membangunkan orang sahur dikala bulan Ramadhan. Wajah ceria terpancar, namun … tiba-tiba mie instan yang masih terbungkus rapi beterbangan dilempar dan dihambur-hamburkan oleh iring-iringan tersebut. Selidik punya selidik ternyata iring-iringan tersebut adalah demo sebagian peserta JAMNAS IX yang kecewa terhadap pelayanan natura (bahan makanan), air dan MCK yang sangat memprihatinkan dari panitia.
Tak ada gading yang tak retak. Demikianlah pelajaran yang kami ambil dari kejadian di arena JAMNAS IX siang itu. Kemegahan kegiatan Jambore Nasional IX yang digelar di Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan tetap memiliki kekurangan di tengah-tengah banyak kegiatan lain yang juga menyenangkan.
Kami satu regu berjumlah 8 orang (Ezza -Pinru JamNas-, Kidut, Riva, Reza, Kiki, Maman, Kiting, dan NF) kurang lebih 9 hari mewakili Pasukan Inti Terpadu (PINTER) Pramuka SMPIT Thariq Bin Ziyad Gugus Depan 06.215-06.216 menyelami dan mengalami atmosfer kegiatan JAMNAS IX di OKI, Sumatera Selatan. Banyak sekali pelajaran dan pengalaman yang kami petik dari kegiatan tersebut. Sebuah event Pramuka tingkat nasional yang beruntung dapat kami temui di usia penggalang, karena agenda JAMNAS diselenggarakan 5 tahun sekali. Berbagai kegiatan pun banyak memberi inspirasi buat kami, mulai dari mengikuti upacara pembukaan yang langsung diresmikan dan dibuka oleh Presiden RI, kegiatan pioneering (membuat menara pandang, jembatan dan tiang bendera), kampung budaya dari seluruh provinsi, kampung teknologi, JAMNAS Expo dan pasar rakyat, outbound, panggung seni budaya, perkemahan, dan banyak kegiatan lainnya yang membuat kami makin tertarik dengan kegiatan-kegiatan ke-Pramuka-an. Tidak berlebihan rasanya jika kami menilai bahwasanya kegiatan pembentukan karakter yang sangat cocok bagi kami adalah Pramuka. Kegiatan kami pun terasa lengkap karena kakak Pembina mengajak kami city tour ke Palembang. Jadilah kami mengenal salah satu wilayah Indonesia yang sebelumnya hanya kami temui di pelajaran IPS. Seharian penuh kami kunjungi berbagai tempat menarik di Palembang terutama Jembatan Ampera dan sungai Musi yang kesohor itu. Selain itu kami juga mengunjungi Masjid dan Museum Sultan Badaruddin II, Monumen Perjuangan Rakyat, Benteng Kuto Besak dan Pulau Kemaro yang terletak ditengah sungai Musi yang dicapai dengan setengah jam menggunakan perahu menyusuri sungai Musi.
Banyak sekali kisah menarik yang kami temui saat mengikuti Jambore Nasional IX yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Teluk Gelam tanggal 2 – 9 Juli 2011 yang lalu itu. Tak cukup rasanya jika kami tuangkan hanya dalam satu halaman saja. Oleh karenanya kami sangat berterima kasih kepada pihak sekolah yang telah mendukung dan memberi kepercayaan kepada kami untuk mengikuti kegiatan tersebut. Karena di tengah semarak 50 tahun Gerakan Pramuka banyak sekali rangkaian kegiatan yang membuat kami PINTER Pramuka TBZ terasa lebih lengkap menjadi Pramuka sejati. Mulai dari mengikuti Jambore Nasional, upacara peringatan 50 tahun Gerakan Pramuka di sekolah yang sederhana namun lengkap karena beberapa dari kami disematkan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) dan Bintang Satya oleh Kakak Pembina, buka puasa bersama, nonton bareng film “5 Elang” bersama teman-teman Pramuka se-Bekasi, hingga mendapatkan hadiah spesial yaitu sebuah sanggar Pramuka yang selama ini kami idam-idamkan.
Kak Adi, Kakak Pembina kami sebenarnya menawarkan kami untuk mengalami petualangan yang lebih besar, seru dan dahsyat yaitu mengikuti Jambore Dunia di Swedia. Namun tak satupun dari kami yang benar-benar siap 100% secara fisik, mental dan finansial. Itu artinya kami masih perlu menggali lebih banyak ilmu dan pengalaman agar dapat menerima tantangan kapanpun dan dimanapun untuk membentuk karakter yang lebih tangguh sehingga kami dapat syiarkan kepada dunia bahwa “I AM A MUSLIM and I AM A SCOUT”.
Salam Pramuka …!!!
Tak ada gading yang tak retak. Demikianlah pelajaran yang kami ambil dari kejadian di arena JAMNAS IX siang itu. Kemegahan kegiatan Jambore Nasional IX yang digelar di Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan tetap memiliki kekurangan di tengah-tengah banyak kegiatan lain yang juga menyenangkan.
Kami satu regu berjumlah 8 orang (Ezza -Pinru JamNas-, Kidut, Riva, Reza, Kiki, Maman, Kiting, dan NF) kurang lebih 9 hari mewakili Pasukan Inti Terpadu (PINTER) Pramuka SMPIT Thariq Bin Ziyad Gugus Depan 06.215-06.216 menyelami dan mengalami atmosfer kegiatan JAMNAS IX di OKI, Sumatera Selatan. Banyak sekali pelajaran dan pengalaman yang kami petik dari kegiatan tersebut. Sebuah event Pramuka tingkat nasional yang beruntung dapat kami temui di usia penggalang, karena agenda JAMNAS diselenggarakan 5 tahun sekali. Berbagai kegiatan pun banyak memberi inspirasi buat kami, mulai dari mengikuti upacara pembukaan yang langsung diresmikan dan dibuka oleh Presiden RI, kegiatan pioneering (membuat menara pandang, jembatan dan tiang bendera), kampung budaya dari seluruh provinsi, kampung teknologi, JAMNAS Expo dan pasar rakyat, outbound, panggung seni budaya, perkemahan, dan banyak kegiatan lainnya yang membuat kami makin tertarik dengan kegiatan-kegiatan ke-Pramuka-an. Tidak berlebihan rasanya jika kami menilai bahwasanya kegiatan pembentukan karakter yang sangat cocok bagi kami adalah Pramuka. Kegiatan kami pun terasa lengkap karena kakak Pembina mengajak kami city tour ke Palembang. Jadilah kami mengenal salah satu wilayah Indonesia yang sebelumnya hanya kami temui di pelajaran IPS. Seharian penuh kami kunjungi berbagai tempat menarik di Palembang terutama Jembatan Ampera dan sungai Musi yang kesohor itu. Selain itu kami juga mengunjungi Masjid dan Museum Sultan Badaruddin II, Monumen Perjuangan Rakyat, Benteng Kuto Besak dan Pulau Kemaro yang terletak ditengah sungai Musi yang dicapai dengan setengah jam menggunakan perahu menyusuri sungai Musi.
Banyak sekali kisah menarik yang kami temui saat mengikuti Jambore Nasional IX yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Teluk Gelam tanggal 2 – 9 Juli 2011 yang lalu itu. Tak cukup rasanya jika kami tuangkan hanya dalam satu halaman saja. Oleh karenanya kami sangat berterima kasih kepada pihak sekolah yang telah mendukung dan memberi kepercayaan kepada kami untuk mengikuti kegiatan tersebut. Karena di tengah semarak 50 tahun Gerakan Pramuka banyak sekali rangkaian kegiatan yang membuat kami PINTER Pramuka TBZ terasa lebih lengkap menjadi Pramuka sejati. Mulai dari mengikuti Jambore Nasional, upacara peringatan 50 tahun Gerakan Pramuka di sekolah yang sederhana namun lengkap karena beberapa dari kami disematkan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) dan Bintang Satya oleh Kakak Pembina, buka puasa bersama, nonton bareng film “5 Elang” bersama teman-teman Pramuka se-Bekasi, hingga mendapatkan hadiah spesial yaitu sebuah sanggar Pramuka yang selama ini kami idam-idamkan.
Kak Adi, Kakak Pembina kami sebenarnya menawarkan kami untuk mengalami petualangan yang lebih besar, seru dan dahsyat yaitu mengikuti Jambore Dunia di Swedia. Namun tak satupun dari kami yang benar-benar siap 100% secara fisik, mental dan finansial. Itu artinya kami masih perlu menggali lebih banyak ilmu dan pengalaman agar dapat menerima tantangan kapanpun dan dimanapun untuk membentuk karakter yang lebih tangguh sehingga kami dapat syiarkan kepada dunia bahwa “I AM A MUSLIM and I AM A SCOUT”.
Salam Pramuka …!!!
PINTER PRAMUKA SIT
PASUKAN INTI TERPADU PRAMUKA SIT
Merintis dan melahirkan sebuah entitas baru bukanlah pekerjaan mudah. Awal tahun 2010 SMPIT memutuskan untuk melahirkan sebuah entitas baru bernama PRAMUKA SIT SMPIT Thariq Bin Ziyad. PRAMUKA SIT sendiri merupakan metamorfosa dari Pandu SIT yang pada Juli 2008 memutuskan bergabung dan melebur bersama dalam ruang gerak yang lebih luas yakni Gerakan Pramuka (GP) Indonesia.
1. Tujuan Gerakan Pramuka sejalan dengan Pandu SIT.
2. Para tokoh da’wah telah memberikan pandangan akan urgensinya Pandu SIT bermusyarakah dengan Gerakan Pramuka.
3. Sabda Rasulullah SAW : ”Dimana kalian menemukan hikmah maka kalian lebih berhak atasnya”. Maka filosofi Gerakan Pramuka ibarat hikmah yang kita temukan.
4. Perlu memperluas ruang gerak amal sholeh dan berbuat ihsan.
5. Kegiatan Kepanduan dalam wadah Gerakan Pramuka tidak akan menghilangkan kekhasan/jati diri SIT.
6. Siswa-siswi SIT mempunyai peluang besar untuk berkompetisi dengan siswa-siswi di sekolah lain.
7. Menunjukan kepada semua warga sekolah (siswa, guru dan orang tua dan ummat Islam pada umumnya bahwa dalam Islam ada sesuatu yang bersifat Tsawabit (tetap) dan Mutaghayyirat (berubah).
8. Legalitas formal wadah kegiatan kepanduan diatur dalam undang-undang atau peraturan yang berlaku.
PRAMUKA SMPIT Thariq Bin Ziyad mengawali debut ke-PRAMUKA-annya dengan ikut serta dalam event internasional berskala regional (Asia Tenggara) yakni dalam Perkemahan International 2009 (PRINT ’09) yang diselenggarakan di Selangor Malaysia pada bulan Desember 2009. Itulah yang menjadi simpul pangkal dimulainya tunas PRAMUKA SMPIT Thariq Bin Ziyad. Maka di tahun ajaran 2010/2011 PRAMUKA SMPIT Thariq Bin Ziyad resmi lahir sebagai entitas baru yang juga merupakan salah satu wadah pendidikan karakter yang saat ini sedang didengung-dengungkan. Dan kegiatan perdana yang dijadikan sarana untuk memperkokoh, memperkuat, memotivasi dan menumbuhkan kepercayaan diri para peserta didik adalah dengan mengikutsertakan mereka dalam Perkemahan Wilayah Ukhuwah (KemWil) V yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Rama Sinta Candi Prambanan, Yogyakarta pada bulan Juni 2010. Event ini menjadi awal yang baik sebagai starting point dalam usaha merintis PRAMUKA SMPIT Thariq Bin Ziyad.
Namun sebelum pembinaaan PRAMUKA terfokus pada peseta didik, terlebih dahulu harus dilahirkan Pembina PRAMUKA yang mengerti apa itu PRAMUKA SIT. Oleh karena hal itu merupakan salah satu pilar penting dalam membina PRAMUKA maka pada bulan Mei 2010 SMPIT Thariq Bin Ziyad mengirimkan Pembina PRAMUKAnya untuk membekali diri di candradimuka Pusat Pendidikan dan Latihan PRAMUKA Nasional (PUSDIKLATNAS) dalam Kursus Mahir Dasar (KMD) Pembina PRAMUKA Tingkat Nasional bersama para Pembina PRAMUKA SIT dari seluruh Indonesia yang dilaksanakan selama 7 hari 7 malam (3 hari di kelas, 4 hari berkemah). Pasca KMD, Pembina PRAMUKA harus melaksanakan Narakarya I yakni aktif mengabdikan dirinya membina peserta didik PRAMUKA minimal selama 6 bulan sebagai salah satu prasyarat untuk dapat mengikuti Kursus Mahir Tingkat Lanjutan (KML) Pembina PRAMUKA. Berbeda dengan KMD, KML dilaksanakan dengan berkemah selama 7 hari 7 malam. Di KML inilah pendidikan tertinggi bagi para Pembina PRAMUKA untuk selanjutnya melaksanakan Narakarya II yakni mencetak para PRAMUKA yang bukan hanya memiliki ketrampilan dan teknik kePRAMUKAan namun juga memiliki watak dan karakter sesuai dengan tujuan PRAMUKA. Dan Alhamdulillah Pembina PRAMUKA SMPIT Thariq Bin Ziyad telah pula mengikuti dan mengantongi sertifikat Kursus Mahir Lanjutan (KML) Pembina PRAMUKA Tingkat Nasional dari PUSDIKLATNAS.
Narakarya II melahirkan segudang tugas dan PR bagi Pembina PRAMUKA SMPIT Thariq Bin Ziyad. Mulai dari membentuk Pasukan Inti Terpadu (PINTER) PRAMUKA SIT sampai membangun Gugus Depan lengkap di lingkungan LPIT Thariq Bin Ziyad yang terdiri dari Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega. Oleh karena itu peran serta aktif Pembina PRAMUKA dari unit SDIT hingga SMAIT Thariq Bin Ziyad sangat diharapkan untuk memulai langkah dan gerak bersama mempersiapkan para prajurit dakwah yang akan menyebarkan fikroh keIslaman lewat Gerakan Pramuka. Dan prajurit dakwah PRAMUKA SIT itu akan berkumpul dalam Perkemahan Ukhuwah Tingkat Nasional (KemNas) 2011 yang akan diselenggarakan bulan Oktober mendatang.
Sampai Jumpa di KemNas 2011. SALAM PRAMUKA …!!!
Subscribe to:
Posts (Atom)
Entri Populer
-
Teknik packing ransel (carrier) saat mendaki gunung maupun kegiatan out bond lainnya sangat diperlukan sehingga barang-barang yang kita bawa...
-
BERITA DARI JURNAL JAMBORE (Jurnal Jambore merupakan media sosial berbentuk grup yang dikelola oleh para aktifis dan pemerhati Pramuka yang...
-
PASUKAN INTI TERPADU PRAMUKA SIT Merintis dan melahirkan sebuah entitas baru bukanlah pekerjaan mudah. Awal tahun 2010 SMPIT memutus...
-
(REFLEKSI HARI LAHIR BAPAK PANDU SEDUNIA BADEN POWELL 22 FEBRUARI 1857) Sejarah kepanduan nasional atau lebih dikenal dengan Gerakan Pramu...
-
Siaaaaap… Grak…!!!. Demikian aba-aba panjang yang dilantangkan oleh pemimpin upacara pada pembukaan KEMNAS 2 Pramuka SIT di Bumi Perkemaha...
-
ARTI KIASAN LAMBANG Warna merah dan putih, bertuliskan Pramuka Sekolah Islam Terpadu (pada bagian atas) Indonesia (pada bagian bawah) : m...
-
Pukul 17.30 WIB hujan turun dengan derasnya di Gunung Bunder. Mengguyur, membasahi dan membanjiri area kemah kami. Seakan menyapa ketangguh...
-
GLADIAN NASIONAL PRAMUKA SIT Pramuka S.I.T prok prok prok INDONESIA prok prok prok BERSIAP prok prok prok SIAGALAH prok prok prok JAYALAH ...
-
SUASANA PERKEMAHAN Hutan Lipur Ulu Bendul adalah salah satu dari sekian banyak hutan wisata yang terdapat di Malaysia. Terletak ± 60 Km da...
Blog Archive
Search This Blog
Blogger Themes
Pengunjung
Photo minggu ini
Tetap semangat ya
Followers
Pramuka Cinta Alam
Jangan lupa kasih makan hamsternya ya ....?
Ikannya juga ya ....?
Admin email's : pramukatbz@gmail.com. Powered by Blogger.



